Home International Kafe Hewan Berkembang biak di Harajuku

Kafe Hewan Berkembang biak di Harajuku

2
0
Kafe Hewan Berkembang biak di Harajuku

TOKYO23 Maret (Berita Tentang Jepang) – Kafe hewan yang menawarkan interaksi dekat dengan berbagai macam hewan selain anjing dan kucing meningkat pesat di distrik Harajuku Tokyo, khususnya di sepanjang Jalan Takeshita, di mana lonjakan pariwisata inbound mendorong permintaan dan bahkan menciptakan tempat di mana hampir semua pelanggannya adalah pengunjung asing.

Kafe-kafe yang menampilkan babi mikro, kapibara, kucing, dan anjing besar telah menjadi pemandangan umum di daerah tersebut, menarik banyak orang yang penasaran untuk merasakan kontak dekat dengan hewan yang jarang ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Harajuku, yang sudah lama dikenal sebagai pusat budaya dan tren anak muda, telah muncul sebagai titik fokus bagi ceruk yang sedang berkembang ini.

Pengunjung yang berjalan-jalan di sepanjang Jalan Takeshita yang ramai dapat melihat beberapa kafe hewan dalam jarak dekat, termasuk tempat di mana pelanggan berhenti sejenak untuk memotret Samoyed putih berbulu halus. Salah satu kafe tersebut menarik perhatian karena suasananya yang menenangkan, di mana para tamu dapat menghabiskan 30 menit berinteraksi dengan anjing sambil menikmati minuman sepuasnya, dengan harga 3.500 yen pada hari kerja dan 4.000 yen pada akhir pekan.

Popularitas anjing besar dan berbulu halus ini terlihat jelas dalam sesi jalan kaki terjadwal, yang diadakan setiap hari sebelum dan sesudah jam kerja untuk manajemen kesehatan, dengan sesekali kesempatan bagi pengunjung untuk bergabung. Sekelompok Samoyed yang berjalan di jalanan kerap menarik perhatian orang yang lewat.

Namun, di kalangan turis asing, yang lebih populer daripada anjing adalah kapibara yang ditempatkan di lantai bawah beberapa kafe. Menurut salah satu operator, tempat tersebut awalnya hanya menampilkan Samoyed, namun konsep tersebut tidak diterima dengan baik oleh pengunjung luar negeri yang terbiasa dengan anjing besar, sehingga mendorong peralihan untuk memasukkan kapibara pada tahun lalu. Pada kunjungan baru-baru ini, hampir semua pelanggan di dalamnya adalah turis asing, banyak di antara mereka yang menikmati kesempatan untuk menyentuh dan memberi makan hewan-hewan tersebut.

Konsentrasi kafe semacam itu di Harajuku sangat mengejutkan, dengan 17 kafe hewan terletak dalam jarak lima menit berjalan kaki dari Stasiun Harajuku, termasuk 11 kafe di sepanjang Jalan Takeshita saja. Perluasan ini tidak hanya mencerminkan minat dalam negeri namun juga permintaan masuk yang kuat, karena wisatawan mencari pengalaman unik di Jepang.

Kafe babi mikro, khususnya, telah menarik perhatian yang signifikan, dengan beberapa tempat melaporkan bahwa sekitar 80 persen pelanggannya berasal dari luar negeri. Pengunjung sering mengungkapkan ketertarikannya terhadap kesempatan berinteraksi dengan babi, dan menggambarkan pengalaman tersebut sebagai sesuatu yang langka dan berkesan dibandingkan dengan apa yang tersedia di negara asal mereka.

Kafe burung hantu dan tempat khusus lainnya juga semakin menarik perhatian karena menawarkan pengalaman langsung seperti sesi memberi makan yang diadakan dua kali sehari. Dalam beberapa kasus, semua pelanggan di dalamnya adalah pengunjung asing, hal ini menunjukkan daya tarik yang kuat dari atraksi unik Jepang ini.

Operator mencatat bahwa banyak wisatawan secara khusus mencari pengalaman yang tidak dapat mereka temukan di luar negeri, dan memposisikan kafe hewan sebagai bagian dari persembahan budaya khas Jepang. Survei di kawasan tersebut menemukan beragam tempat usaha, termasuk empat kafe anjing, tiga kafe kucing, dua kafe babi mikro, satu kafe kapibara, dan beberapa lainnya yang menampilkan hewan seperti kelinci dan hewan pengerat, sehingga memungkinkan pengunjung untuk menjumpai lebih dari 30 spesies secara total.

Di tengah pertumbuhan yang pesat, perhatian juga beralih ke kesejahteraan hewan, dengan kafe-kafe menerapkan langkah-langkah untuk mengurangi stres pada hewan. Hal ini mencakup area istirahat yang ditentukan dalam setiap kandang di mana hewan dapat menghindari interaksi dengan manusia, serta sistem rotasi untuk spesies yang tidak memiliki ruang istirahat tetap.

Di salah satu kafe yang baru dibuka, terdapat sekitar 25 spesies dan sekitar 40 hewan yang ditampung, dengan fitur tambahan seperti hewan yang melakukan trik kecil seperti menggambar slip keberuntungan dengan imbalan tip. Meskipun volume pengunjung tinggi, operator menekankan bahwa menjaga kesehatan hewan adalah prioritas utama mereka.

Sumber: FNN

Source

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here